Berita STKIP Singkawang

Mukernas dan Konferensi Internasional ADRI Diikuti 374 PTN-PTS Indonesia Sukses

12-03-2021-Pontianak Post

Perkumpulan Ahli dan Dosen Republik Indonesia (ADRI) sukses mengelar dua kegiatan utama; Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) ke 3 Ttahun 2021 dan Konferensi Internasional ADRI ke 27 tanggal 9-11 Maret 2021 secara hybrid (campuran luruing dan daring). Ketua Panitia penyelenggara dua kegiatan besar tingkat internasional ini dipercayakan kepada Dr. Andi Mursidi, M.Si., Ketua STKIP Singkawang yang juga Ketua ADRI DPD Kalimantan Barat dan Ketua Umum FOGIPSI (Forum Guru IPS Seluruh Indonesia).

Mukernas diawali diawali dengan pembentukan delapan komisi yang kemudian dirumuskan menjadi 10 program kerja ADRI. Mulai dari program capacity building; penguatan internal organisasi, penataan kepungurusan, program-program yang mendukung kebijakan Kampus Merdeka dan peningkatan kompetensi Dosen, pengembangan kerjasama antar perguruan tinggi di Indonesia dengan perguruan tinggi untuk melaksanakan berbagai kegiatan seperti Visiting Proffesor, Joint Research and Publication, Student Mobility. Peserta Mukernas diikuti oleh 642 peserta dari 374 PTN dan PTS di Indonesia. Kerjasama luar negeri ini langsung diimpelentasikan saat Mukernas dengan penandatangan MoU secara virtual bersama Phattumthani University Thailand, diikuti oleh 76 Perguruan Tinggi dari Indonesia untuk memfasilitasi 83 peserta visiting profesor.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim juga memberikan arahan secara daring dalam Mukernas tersebut. ADRI menggagas Konsorsium Lintas Kampus Merdeka yang saat ini sudah bergabung 41 perguruan tinggi mulai dari Aceh sampai Papua, dan ADRI mempersilan perguruan tinggi lain untuk bergabung dalam program ini.

ADRI memiliki 29 DPD di Indonesia, dan memiliki ADRI Luar Negeri yang sudah terbentuk di Malaysia, Thailand, Philipina, India, Inggris, USA. Pada saat Mukernas juga dilakukan pelantikan 7 Pengurus ADRI Aceh, Sumatera Selayan, Bengukulu, Jawa Timur, DKI Jakarta & Banten, Jawa Barat dan Bali.

Konferensi Internaional ADRI ke-27 dibuka oleh Menko PMK mewakili Wakil Presiden RI, menampilan pembicara kunci  dari 6 Negara dan berhasil mengmpulkan 65 manuskrip yang dipublikasikan dalam Proseding Internasional terindeks Crossref, sehingga semua menuskripnya memiliki DOI yang dikeluarkan oleh STKIP Singkawang sebagai mitra Crossref di Indonesia.

Dr. Andi Mursidi mengatakan penyelenggraan kegiatan internasional semacam ini sangat berat apalagi sudah dua tahun kegiatan ini gagal terealiasi. "Saya tahu kapasitas Pak Andi dan saya percaya kepadanya berikan saja hak penuh untuk power of execution pasti semua akan jalan dan sukses" kata Ketua Umum ADRI Dr. Fathoni Rodli yang juga Rektor UMAHA Sidoarjo.

"Cara kerja kami juga sangat unik sekretariat berada di kampus STKIP Singkawang, saya berada di Surabaya kami bekerja secara online. Disurabaya saya akitif berkordinasi dengan Universitas Narotama sebagai tempat kegiatan dan mengatur penyelenggaraan IT dan UMAHA Sidoarjo koordinasi tamu-tamu VVIP dalam kegiatan tersebut, seperti Wapres, Menko PMK, Komisi X DPR, Mendikbud, Menristek/BRIN, Menaker, Menteri Desa-PDT, Gubernur Jawa Timur dan Gubenur DKI serta Plt. Direktur Riset dan Pengabdian Masyarakat Kemenristek-Risbang Prof. Dr. Heri Hermansyah (di ADRI sebagai Ketua ADRI Jakarta-Banten) yang semuanya bisa hasir dan memberi arahan di acara tersebut;" sebut Dr. Andi Mursidi.

Menurutnya ,kesuksesan acara ini karena dukungan dan kerjasama dari pengurus ADRI di Indonesia dan luar negeri serta para sahabat di Malaysia, Thailand, Taiwan, UK, Afrika. Akhirnya kerja berat yang disiapkan dalam waktu 3 bulan dan berlagsung  ini terbayar tuntas, mendadapat apresiasi yang luar biasa dari semua peserta.

"Program kami berikutnya Konferensi Internaional 5 Benua yang akan digelar tahun ini juga dengan Proseding Terindeks Scopus," kata Dr. Andi Mursidi mengakhiri wawancaranya.